Mark Tremonti


MARK TREMONTI
"Salah satu gitaris terbaik di genre Modern Rock" 


Nama Lengkap : Mark Thomas Tremonti
Tempat/Tgl Lahir : Detroit, Michigan / 18 April 1974
Gaya Permainan : Alternative Grunge Metal
Grup Band Sebelumnya : Wit's End, Creed
Group Band sekarang : Alter Bridge
Pengaruh musikal : Metallica, Megadeth, Anthrax, Slayer, Venom, Celtic Frost, Kiss, Pearl Jam
Gitaris yang dikagumi : James Hetfield, Kirk Hammet, Kim Thayil
Album Favorit : Master Of Puppets (Metallica)
Gitar Yang Digunakan : PRS Tremonti signature, Ramirez Classical Nylon, K12 Taylor Acoustic, Danelectro guitar
Amply : Mesa Dual Rectifier, Mesa Triple Rectifier, Fender '65 Twin Reissue (2) Mesa Standard Straight 4x12 Cabinets (2), Mesa Custom 2x15 Cabinets (2)

Mark Tremonti lahir di Detroit pada tahun 1974. Ia kemudian diasuh oleh saudara-saudaranya, Michael dan Daniel yang memiliki latar belakang agama Kristen yang kuat. meskipun begitu, ia tak pernah suka pergi ke gereja dan lebih memilih berkumpul bersama teman-temannya. Beberapa tahun kemudian keluarganya beberapa kali berpindah-pindah tempat tinggal. Hal tersebut membuat Mark kehilangan teman-temannya.

Saat berumur 11 tahun kedua saudaranya mulai memperkenalkan musik-musik dari dewa musik rock seperti KISS dan metallica kepadanya. Yang paling membuat Mark terkesima adalah album Master of Puppets milik grup Metallica. Mark sangat terinspirasi oleh musik-musik mereka. Kemudian saat natal tahun 1985 ia memperoleh gitar pertamanya model Gibson Les Paul butut seharga $25 dari seorang pria yang memintanya untuk bermain di bandnya. Mark setuju dan ia langsung mendaftar di tempat kursus gitar, namun akhirnya ia keluar 2 minggu kemudian. "Mereka malah mengajarkan aku Mary Had A Little Lamb, padahal aku ingin belajar Master of Puppets", ujarnya mengungkapkan alasannya keluar dari kursus. Ia kemudian belajar gitar secara otodidak dan mengulik lagu-lagu favoritnya hingga sama persis.

Ketika berumur 16 tahunan, ia mulai lebih liar. Ia mulai merokok dan memakai kaos Megadeth dibalik seragam putih sekolahnya. Di sekolah inilah kemudian Mark bertemu dengan Scott Stapp untuk pertama kali, kemudian Mark akhirnya lebih banyak mempelajari agama dan alkitab. Di sekolah inilah pertama kalinya ia membentuk band bernama Wit's End. Kemudian ia sudah mulai menjadi bintang rock di sekolahnya dengan memainkan lagu-lagu Motley Crue dan band-band metal lainnya.

Setelah lulus SMA kemudian ia melanjutkan kuliah di Clemson University selama setahun sebelum kemudian ia kembali ke Florida, dan reuni dengan Scott Stapp. Pada masa ini permainan gitarnya mengalami peningkatan yang cukup drastis, dan setelah melakukan diskusi dengan Scott, mereka sepakat untuk membentuk band. Setelah melakukan jamming beberapa kali mereka kemudian sepakat untuk mencari bassis dan drummer. Akhirnya terpilihlah Brian Marshall dan Scott Philips juga menamakan band mereka Creed. Kemudian mereka memproklamirkan berdirinya Creed pada tahun 1995dengan merekam lagu pertama mereka yang berjudul Grip My Soul. Setelah beberapa saat, Mark mengumpulkan uang bersama personel Creed lainnya untuk merelease album indie mereka dengan mendirikan label bernama "Blue Collar Records". Kemudian Creed merelease album perdana mereka yang berjudul My Own Prison pada tahun 1997. Album ini hanya menghabiskan biaya produksi $6000 dan hanya dibuat sebanyak 6000 kopi saja. Mark dan kawan-kawan pun mulai melakukan tur di Amerika. Akhirnya sebuah mayor label bernama Wind Up melirik Creed dan merekam ulang album My Own Prison. Album ini kemudian dipasarkan secara gencar dan single My Own Prison dan One berhasil menjadi top request di radio-radio rock Amerika dan juga bertengger di tangga lagu Billboard dan juga MTV. Album My Own Prison laku keras bak kacang goreng, dan terjual lebih dari 5 juta kopi hanya dalam beberapa bulan dan meraih 6 platinum hanya di Amerika saja, belum lagi bila ditambah hasil penjualan diluar Amerika.

Album-album yang kemudian makin mengibarkan nama Mark Tremonti berikutnya adalah Human Clay pada 28 September 1999 meraih 10 platinum. Album ini menjagokan 3 hits single Are You Ready?, With Arms Wide Open, dan Higher. Kemudian nama mereka mulai disejajarkan dengan band-band alternative grunge lainnya seperti Nirvana, Pearl Jam, Alice In Chains, dll setelah meraih penghargan Grammy Award untuk kategori Best Rock Song atas lagu With Arms Wide Open. Namun berbeda dari band yang sama-sama beraliran Grunge lainnya, dalam lirik-lirik lagunya Creed selalu berbau rohani karena Mark memang memiliki latar belakang agama yang cukup kuat dari keluarganya. Setelah itu pada tahun 2001, Creed merelease album ketiga mereka, Weathered. Album ini lagi-lagi sukses mengikuti album-album sebelumnya dan meraih 6 platinum di Amerika sedangkan di Asia album ini meraih double platinum dengan mengandalkan 3 hits single One Last Breath, Hide dan yang terakhir My Sacrifice menjadi lagu terfavorit dari album tsb. Bahkan Fred Durst (vocalis Limp Bizkit) dan Marylin Manson yang sebelumnya menganggap Creed adalah band sampah kemudian berbalik 180 derajat setelah mendengar album Weathered.

Saat ini nama Mark Tremonti dianggap sebagai gitaris terbaik di genre dan zamannya yang mampu bertahan dengan musiknya di zaman sekarang. Dia juga mendapatkan penghargaan sebagai Best New Talent dan Guitarist of The Year dari berbagai media. Berawal dari gitar model Gibson Les Paul butut, kini ia sudah memiliki gitar signature sendiri. Saat ini ia menggunakan gitar Paul Reed Smith Mark Tremonti Singlecut dan Mark Tremonti Morley power wah pedal.

Tahun 2004, Creed menyatakan bubar secara resmi. Hal ini dikarenakan Mark dan personel lainnya tidak cocok dengan visi Scott Stapp yang menginginkan Creed menjadi band yang lebih religius. Mark dan 2 personel lainnya kemudian sepakat membentuk band baru yang bernama Alter Bridge dengan menarik Myles Kennedy sebagai vocalis. Debut album One Day Remain langsung menyita perhatian, terutama para fans berat Creed yang merindukan musik Modern Rock ala Creed. Musiknyapun hampir sama persis dengan Creed, hanya kali ini Mark dengan berani bermain solo gitar yang lebih dari 4 bar di single perdana Open Your Eyes. Merupakan sebuah keberanian mengingat pada era millenium ini trend solo gitar kurang diminati oleh umum.




Related Post

0 comments:

Post a Comment


 
 

WhatsUp / Hp : 085718439607

Template by bisnisbos